Semua Tinggal Kenangan


Billy Adalah Seorang Anak Yang Terlahir Dari Keuarga Yang Mapan, Waktu Ia Masih Kecil Ia Selalu Mendapatkan Semua Yang Dia Inginkan, Ia Adalah Seorang Anak Yang Pintar Sejak Masih Di Taman Kanak-Kanak, Ia Adalah Anak Yang Baik Hati Dan Tidak Sombong, Saat Dia Dewasa Dia  Berulang-Ulang Kali Masuk Rumah Sakit Karna Dia Menderita Penyakit Maag Yang Kronis Karena Selalu Telat Makan, Dia Lulus Sma Saat Berusia 17 Tahun Dan Melanjutkan Keperguruan Tinggi Yang Ia Favoritkan.

Saat Ia Kuliah Ia Bertemu Dengan Seorang Wanita Yang Sangat Cantik, Ia Sangat Mengaguminya Wanita Itu Ternyata Bernama Tania, Ia Adalah Mahasiswi Baru Yang Kuliah Di Pontianak, Tania Adalah Anak Pindah Dari Kota Bandung,  Tania Dan Billy Mengambil Matakuliah Yang Sama, Saat Kuliah Billy Memiliki Banyak Teman Dan Dia Memiliki Tiga Teman Terdekat Yaitu Viktor, Kiki, Dan Kristoper Mereka Berempat Selalu Ngumpul Bersama Untuk Mengerjakan Tugas Dari Kampus, Pada Suatu Hari Billy Dan Tania Ditugaskan Untuk Melakukan Pengamatan, Saat Melakukan Pengamatan Mereka Banyak Berkomunikasi Satu Sama Lain.
Billy: Hey, Nama Kamu Tania Kan? Nama Lengkapnya Tania Teresia Kan!
Tania: Iya, Kalau Engak Salah Nama Kamu Billy Kan?
Billy: He He He Ternyata Aku Terkenal Juga Ya......
Tania: Iiiiii, Kepedean....
Billy: Endak Apalah, He He He........
Dan Sejak Itu Billy Dan Tania Mangkin Dekat.

Setelah Semingu Berlalu Setelah Pengamatan Selesai Billy Tidak Masuk Kuliah Karena Ia Masuk Rumah Sakit Tetapi Tidak Ada Satupun Temannya Yang Tau Bahkan Tania Pun Tidak Tau, Setelah Di Periksa Ternyata Billy Terkena Kangker Sum-Sum Tulang Belakang, Dan Mulai Saat Itu Billy Mulai Jarang Ngumpul Bareng Teman-Teman, Karena Merasa Ada Yang Salah Sama Billy Viktor, Kiki Dan Kristoper Berkunjung Ke Rumah Billy, Mereka Bertiga Berdiri Di Depan Pintu Rumah Billy Dan Kiki Memencet Bel Rumah Billy Dan Pembantu Billy Membukakan Pintu, Lalu Bertanya Kepada Mereka Bertiga
Pembantu: Cari Siapa Ya?
Viktor: Ada Billynya Bik?
Pembantu: Ada, Silahkan Masuk Saya Pangilkan Dulu......
Setelah Beberapa Saat Billy Keluar Dengan Muka Yang Agak Pucat Menyapa Teman-Temannya Dan Mereka Banyak Berbincang-Bincang, Saat Billy Ditanya Sakit Apa Dia Hanya Bilang Penyakit Mahnya Kambuh Lagi, Kiki, Viktor, Dan Kristoper Cukup Lama Di Rumah Billy Sampai Kiki Ada Keperluan Karna Sudah Sore Dan Mereka Bertiga Pamit Pulang.

Keesokan Harinya Dikampus Billy Bertemu Tania Di Kantin Kampus, Tania Langsumg Menyapa Billy Untuk Mengajak Duduk Di Meja Yang Sama
Tania:Tersenyum, Bill Sini Bil.....
Billy: Iya......
Mereka Berdua Makan Bersama Dan Saat Mereka Selesai Makan Mereka Berbincang Bincang
Tania: Bil Kamu Sakit Apa?
Billy: Kamu Tau Dari Siapa Aku Sakit?
Tania: Dari Teman-Teman Kamu...
Billy: O, Aku Cuma Sakit Mah Kok
Tania: Sukur Deh Cuma Sakit Mah Aja.
Billy: Tan Aku Mau Tanya Sesuatu Boleh Engak?
Tania: Boleh, Mau Tanya Apa?
Billy: Kamu Udah Punya Cowo Belum?
Tania:Memangnya Kenapa, Belum Kok..
Billy: Endak Kenapa-Kenapa Kok...
Kemudian Percakapan Hening...
Tanis: Kenapa Kok Diam?
Billy: Engak Tan Gini Sebenaranya Tan Kamu Mau Engak Jadi Pacar Aku?
Tania: ( Tania Terdiam)
Tania: Eh Kamu Kenapa Sih Bil, Kok Tiba-Tiba Nembak?
Billy: Endak Apakan, Karna Sejujurnya Aku Suka Sama Kamu Sejak Pertama Kita Bertemu
          Dan Aku Mau Nyatain aja Mumpung Masih Ada Waktu Karna Mungkin Waktuku Sudah
          Tidak Lama Lagi
Tania: Waktumu Sudah Tidak Lama Lagi, Maksutnya?
Billy: Endak Apa-Apa Kok, Jadi Gimana Kamu Mau Engak Jadi Pacar Aku?
Tania: Engak Ah....
Billy: Hem.. Ya Okelah....
Kemudian Billy Meningalkan Tania Di Kantin Ia  Bergegas Pergi Ke Parkiran Dan Pulang, Tania Yang Melihat Billy Yang Langsung Pulang Merasa Tidak Enak Pada Billy Dan Berusaha Menghubungi Billy Untuk Menjelaskan Maksut Perkataannya Tadi Tapi Billy Tidak Mengangkat Telponya Karna Mangkin Merasa Tidak Enak Tania Pergi Kerumah Billy Tetapi Billy Dan Keluarganya Tidak Ada Dirumah, Tania Berusaha Menghubungi Teman-Temannya Billy Tapi Tidak Satupun Yang Tahu.

Semingu Telah Berlalu Billy Dan Keluarganya Tidak Kunjung Pulang Tania Mangkin Hawatir Pada Keadan Ini Tiba-Tiba Handphone Tania Berbunyi Dan Ternyata Billy Yang Menelponnya
Billy: Hallo Tan.....
Tania: Bil Lo Kemana Aja Kok Endak Ada Kabar Sih?
Billy: Gw Lagi Jalan-Jalan Sama Bokap Dan Nyokap
Tania: Oh Gitu, Bil Gw Mau Minta Maaf Karna Gw Udah Ngelukain Hati Elo, Sebenarnya Maksut Gw Itu....Tit...Tit...Tit Telfon Pun Terputus, Tania Berusaha Menghubungi Kembali Tetapi Nomor Hp Billy Sudah Tidak Aktif, Kemudian Tania Mengecek Bbm-Nya Ternyata Billy Sedang Bbm-An, Dia Mengirimkan Pesan Kepada Billy Yang Isinya “Bill Kok Elo Matiin? Bil Gw Mau Jelasin Bahwa Sebenarnya Maksut Gw Endak Itu Endak Bakalan Nolak........”
Billy Tidak Membalas Pesan Tania, Tiba-Tiba Ada Sms Masuk Dari Nmr Tidak Dikenal “Maafin Gw Ya Tan Gw Endak Bisa Bersama Elo” Tania Terkejut Membaca Sms Itu Kemudian Tania Membalas Sms Itu “Maaf Ini Siapa Ya?” Tapi Lagi-Lagi Tidak Ada Balasan Dan Saat Tania Menelfonnya Nomornya Sudah Tidak Aktif Taniapun Jadi Bingung.

Sebulan Kemudian Tania Mendapat Kabar Bahwa Keluarga Billy Sudah Pulang, Keesokan Harinya Tania Berkunjung Ke Rumah Billy Dan Menemui Orang Tua Billy, Ia Bertanya “Kenama Billy Om?” Tapi Tiba-Tiba Ibu Billy Menagis, Tania Pun Jadi Heran Tiba-Tiba Ayah Bili Beranjak Dari Tempat Duduknya Dan Mengambil Sebuah Surat Yang Ia Simpan Di Laci Lemari Di Ruang Tamu Dan Memberikannya Kepada Tania, Tania Tambah Heran Ia Berpikir Apa Gerangan Yang Terjadi, Dan Ibunda Billy Berbicara Kepada Tania Sambil Menagis
Tante: Tan Ini Surat Billy Titipkan Kepada Om Dan Tante Untuk Diberikan Kepada Kamu
Tania: Memang Billy Kemana Tante?
Tetapi Ibu Billy Tidak Menjawab, Kemudian Tania Pamit Pulang Kepada Ayah Dan Ibu Billy Karna Ada Sesuatu Hal Yang Harus Dia Lakukan.

Sesampai Di Rumah Ia Membuka Surat Yang Di Berikan Orang Tua Billy Kepadanya Yang Tertulis: “Tan Maafin Gw Ya, Gw Ningalin Elo Saat Dikantin Dan Pergi Keluar Kota Tidak Memberi Kabar Kepada Elo, Saat Gw Nelfon Elo Dan Tiba-Tiba Putus Setelah Itu Nmr Gw Engak Aktif, Pesan Yang Elo Kirim Ke Bbm-An Gw Engak Gw Balas Gw Minta Maaf Ya Atas Semua Itu Dan Sms Yang Masuk Ke Elo Yang Mengunakan Nomor Tidak Dikenal Yang Berisi Ucapan Maaf Itu Maksutnya Maaf Ya Aku Endak Bisa Bersama Kamu Lagi Karna Waktuku Sudah Tidak Lama Lagi, Gw Tau Kok Waktu Dikantin Yang Gw Nembak Elo Elo Bilang Endak Ah Sebenarnya Gw Tau Kok Elo Engak Bakalan Nolak Karna Gw Sangat Tau Kalau Elo Tu Sangat Sayang Sama Gw He He He Gw Kepedean Ya.........
Tapi Gw Bersyukur Karna Tuhan Udah Memper Temukan Gw Sama Elo Gw Sangat Bahagia Banget Karna Bisa Kenal Sama Elo, Tan Gw Mau Elo Tau Walaupun Gw Udah Endak Ada Di Sisi Elo Gw Sangat Menyayangi Elo.”
 Tani Heran Apa Maksut Dari Surat Billy Ini Didalam Amplop Surat Itu Juga Ada Selembar Foto Billy Yang Tersenyum, Saat Tania Melihat Foto Itu Ternyata Di Belakang Foto Itu Ada Kata-Kata
“Tan Saat Elo Mendapat Kan Surat Ini Mungkin Gw Udah Engak Ada Di Dunia Ini Lagi Karna Penyakit Yang Udah Nyiksa Gw Selama Ini, Gw Sebenarnya Mau Melihat Kamu Untuk Terahir Kali Sebelum Gw Ningalin Dunia Ini, Tapi Gw Takut Membuat Elo Sedih Jadi Gw Batalin Rencara Gw Itu Karna Gw Pikir Gw Memang Engak Melihat Elo Untuk Yang Terahir Kali Tapi Gw Selalu Nyimpan Foto Wajah Elo Di Hati Gw.
Tan Tolong Jangan Menyesali Semua Ini Ya.....
Tan Gw Sangat Sayang Sama Elo, Selamat Tingal Tania..........
Lalu Tania Terjatu Ke Tempat Tidurnya Dengan Meneteskan Air Mata..... Foto Yang Ia Pegang Jatuh Ke Lantai.....
Tania: Billy...... Gw Juga Bersyukur Karna Gw Bisa Di Pertemukan Sama Elo Gw Akan Sellalu Ingat Dengan Kamu Bil Selama-Lamanya...........

Ke Esokan Harinya Di Hari Yang Sedang Mendung Tania Pergi Lagi Ke Rumah Billy Dan Meminta Alamat Dimana Billy Dimakamkan, Setelah Mendapatkan Alamatnya Ia Bergegas Pergi Ke Makam Billy, Sesampai Di Sama Ia Berdiri Disamping Makam Billy Lalu Ia Pun Berlutut Dan Bekata
Tania: Bil Ini Kubawakan Bunga Untuk Mu...... Aku Sayang Kamu....
Kemudian Tania Menangis Tersedu-Sedu Di Depan Makam Billy, Saat Hari Menjelang Sore Dan Hujan Mulai Turun Tania Beranjak Untuk Pulang Sebelum Ia Keluar Dari Komplek Pemakaman Di Tengah Hujan Ia Melihat Bayangan Billy Yang Tersenyum Kepadanya
Billy: Maafin Aku Ya Yang Endak Bisa Bersama Kamu Lagi, Good Bye My Princess Tania......
Kemudian Bayangan Itu Menghilang Dari Pandangan Tania Dan Tania Kembali Menagis Tersedu-Sedu Di Tengah Hujan.....
Tania: Good Bye My Prince Billy.......

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Senyuman Terahir